Telefonica S.A. adalah perusahaan telekomunikasi Spanyol. Melakukan
opersi bisnis di Eropa maupun di Amerika Latin. Telefonica sendiiri merupakan
salah satu penyedia layanan telepon yang terbesar di dunia dengan menjadi urutan 4 terbesar dlam jumlah
pelanggan yang dimiliki dan berada di urutan ke- 6 dalam total nilai pasar.
Telefonica adalah industry telekomunikasi yang didirikan
pada tanggal 19 April 1924 dan memiliki kantor pusat di Madrid. Produk yang
digeluti adalah Fixed line dan telepon seluler, Internet, televisi digital.
Berikut ini
adalah data-data penting tentang Telefonica pada tahun 2009:
Pendapatan = €56.73
billion
Laba
usaha = €13.65 billion
Laba = €7.776 billion
Jumlah
aset = €108.1 billion
Jumlah
ekuitas = €21.73 billion
Karyawan = 255,150
Dalam mengelola bisnisnya Telefonica mendapatkan banyak komplain
dari para pelanggan. Para pelanggan mersa layanan yang telah diberikan tidak
sesuai dengan yang telah digembar- gemborkan,khususnya dlam masalah pembayaran.
Karena itu maka reputasi dari Telefonica
mulai rusak.
Telefonica Group
mengambil langkah objektif untuk mengatasi masalah tersebut dari segi
sisi:
·
Share Holders
meningkatkan efisiensi untuk memperoleh pofit.
·
Pekerja
memperbaiki “best place to work” status.
·
Masyarakat
memperbaiki positioning mereka di
dalam pasar.
Imposible Mission adalah strategi
yang digunkan oleh Ramon Ponce Gill untuk mengatasi masalah yang dihadapi telefonica.
Strategi ini dilakukan dengan cara menghilangkan pembayaran yang berada pada
kondisi yang tidak menguntungkan. Keuntungan
Telefonica pada masalah on time payment dapat ditingkatkan menjadi 95%, disebut Mission Imposibe karena strategi ini
memiliki tantangan yang sangat besar dan dirasa tidak akan dapat dilakukan.
Untuk mengidentifikasi stakeholders, tim harus dapat
berinteraksi secara benar terhadap staff
yang berada di wilayah yang berbeda
dengan process mapping. Internal stake holder meliputi bagian kualitas, manajemen
kontrol, account payable, komunikasi dan desain, purchasing, administrasi,
akunting, dan eksekutif. Untuk eksternal stake holder meliputi bagian agensi media.
Berikut ini adalah strategi pada imposible mission pada Telefonica:
Yang pertama adalah pembagian tugas tim:
kedua adalah menganalisis untuk kesempatan dan hambatan yang ada:
Yang ketiga adalah mengukur tingkat performasi proses - proses yang sedang di analisis:
Yang terakhir adalah memberikan solusi terhadap masalah yang telah dihadapi:
Penyebab terjadinya masalah:
- Poor planning for needs
- Lack of procedures to offset bartered advertising invoices
- Bartered payments not accounted for
- Unnecessary circulation of invoices
- Lack of a pre-approved budget
- Certifications received after deadline
- No person in charge
- No deadlines to place orders in a timely manner
- Duplicate invoices
- Unnecessary invoices and payment authorizations
- Paying suppliers according to agreements not viewed as a
- critical to quality characteristic (CTQ) for marketing
Dan untuk solusi pemecahan masalah dari kasus yang dihadapi telefonica adalah:
- Advertising campaigns, including the authorization to pay expenses, are planned on a quarterly basis. Responsibility is assigned to managers, who are put in charge of meeting payment terms.
- Orders and expense authorizations are delivered to the media agency at the same time to ensure availability of funds for payment.
- The media agency receives invoices and certifications from space and time providers immediately after ads appear to prevent delays in processing invoices.
- Items to be billed are grouped together by the media agency according to type of media, reducing the number of invoices Telefónica receives from 200 per month to five.
- Invoices and certifications are digitized and sent electronically to simplify and speed up the process.
- The media agency sends invoices and certifications directly to Telefónica accounts payable to prevent delays.
- A new procedure factors in and tracks bartered advertising invoices.
- Telefónica verifies payments have been made according to terms.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar