Minggu, 27 Mei 2012

Imposible Mission


Telefonica S.A. adalah perusahaan telekomunikasi Spanyol. Melakukan opersi bisnis di Eropa maupun di Amerika Latin. Telefonica sendiiri merupakan salah satu penyedia layanan telepon yang terbesar  di dunia dengan menjadi  urutan 4 terbesar  dlam jumlah  pelanggan yang dimiliki dan berada  di urutan ke- 6 dalam total nilai pasar.
Telefonica adalah industry telekomunikasi yang didirikan pada tanggal 19 April 1924 dan memiliki kantor pusat di Madrid. Produk yang digeluti adalah Fixed line dan telepon seluler, Internet, televisi digital.

Berikut ini adalah data-data penting tentang Telefonica pada tahun 2009:                    

Pendapatan              = €56.73 billion
Laba usaha              = €13.65 billion
Laba                        = €7.776 billion
Jumlah aset              = €108.1 billion
Jumlah ekuitas          = €21.73 billion
Karyawan                = 255,150


Dalam mengelola bisnisnya Telefonica mendapatkan banyak komplain dari para pelanggan. Para pelanggan mersa layanan yang telah diberikan tidak sesuai dengan yang telah digembar- gemborkan,khususnya dlam masalah pembayaran. Karena  itu maka reputasi dari Telefonica mulai rusak.
Telefonica Group  mengambil langkah objektif untuk mengatasi masalah tersebut dari segi sisi:
·         Share Holders
    meningkatkan efisiensi  untuk memperoleh pofit.
·         Pekerja
    memperbaiki “best place to work” status.
·         Masyarakat
memperbaiki positioning mereka di dalam pasar.

Imposible Mission adalah strategi yang digunkan oleh Ramon Ponce Gill untuk mengatasi masalah yang dihadapi telefonica. Strategi ini dilakukan dengan cara menghilangkan pembayaran yang berada pada kondisi yang tidak menguntungkan.  Keuntungan Telefonica pada masalah on time payment dapat ditingkatkan menjadi 95%,  disebut Mission Imposibe karena strategi ini memiliki tantangan yang sangat besar dan dirasa tidak akan dapat dilakukan.

Untuk mengidentifikasi stakeholders, tim harus dapat berinteraksi  secara benar terhadap staff yang berada di  wilayah yang berbeda dengan process mapping. Internal stake holder meliputi bagian kualitas, manajemen kontrol, account payable, komunikasi dan desain, purchasing, administrasi, akunting, dan eksekutif. Untuk eksternal stake holder meliputi  bagian agensi media. 

 Berikut ini adalah strategi pada imposible mission pada Telefonica:
 Yang pertama adalah pembagian tugas tim:


kedua adalah menganalisis untuk kesempatan dan hambatan yang ada:


Yang ketiga adalah mengukur tingkat performasi proses - proses yang sedang di analisis:




Yang terakhir adalah memberikan solusi terhadap masalah yang telah dihadapi:

      Penyebab terjadinya masalah:
  • Poor planning for needs
  • Lack of procedures to offset bartered advertising invoices
  • Bartered payments not accounted for
  • Unnecessary circulation of invoices
  • Lack of a pre-approved budget
  • Certifications received after deadline
  • No person in charge
  •  No deadlines to place orders in a timely manner
  • Duplicate invoices
  • Unnecessary invoices and payment authorizations
  • Paying suppliers according to agreements not viewed as a
  • critical to quality characteristic (CTQ) for marketing
Dan untuk  solusi pemecahan masalah dari kasus yang dihadapi telefonica adalah:

  • Advertising campaigns, including the authorization to pay expenses, are planned on a quarterly basis. Responsibility is assigned to managers, who are put in charge of meeting payment terms.
  • Orders and expense authorizations are delivered to the media agency at the same time to ensure availability of funds for payment.
  •  The media agency receives invoices and certifications from space and time providers immediately after ads appear to prevent delays in processing invoices.
  •  Items to be billed are grouped together by the media agency according to type of media, reducing the number of invoices Telefónica receives from 200 per month to five.
  • Invoices and certifications are digitized and sent electronically to simplify and speed up the process.
  • The media agency sends invoices and certifications directly to Telefónica accounts payable to prevent delays.
  • A new procedure factors in and tracks bartered advertising  invoices.
  • Telefónica verifies payments have been made according to terms.











Tugas Soal solusi 2



1. Berikut ini yang merupakan jenis peta control variable adalah:
a.  Peta  np dan R
b.  Peta X dan S
c.  Peta P dan S
d. Peta X dan P

2. Metode waktu instan dan Metode rentang waktu merupakan salah satu cara dalam teknik pembuatan peta control yaitu . . . .
a. Menentukan karakteristik kualitas
b. Menentukan subgroup
c. Menentukan central line dan control limits
d. Menentukan pengumpulan data

3. Berikut ini merupakan salah satu fungsi dari peta kendali R adalah. . . .
a. Mengetahui apakah rata-rata produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
b.  Mengetahui apakah proses masih berada dalam batas-batas pengendalian atau tidak
c.  Memantau perubahan suatu sebaran atau distribusi suatu variabel asal dalam hal lokasinya
d. Memantau tingkat keakurasian/ketepatan proses yang diukur dengan mencari range dari sampel yang diambil.

4. Peta kontrol `x dan s biasanya digunakan bila:
a. Ukuran sampel (n) kecil, n < 10
b. Ukuran sampel bervariasi
c. Ukuran group sampel < 5
d. Ukuran sampel tidak bervariasi


5. Kelebihan  peta kontrol variable jika dibandingkan dengan peta kontrol atribut adalah. . . .
a.   Karakteristik kualitas tertentu hanya dapat di observasi sebagai atribut
b.   Dapat menganalisis banyak karakteristik kualitas
c.   Peta Kontrol dapat dipahami oleh semua level
  d.   Informasi dari Peta Kontrol dapat mengambarkan seberapa jauh ketidaktepatan dengan  spesifikasi.


6.  Dari suatu data perhitungan peta kendali R didapat CL=  0.023. Angka tersebut didapat dari 25 sampel  yang masing-masing sampel berukuran 5. Maka tentukan nilai batas atasnya!
a.  0.036
b.  0.049
c.  0.027
d.  0.030
Diperoleh nilai D3 = 0 dan D4 = 2.115, maka,
        UCL =`RD4 = 0.023(2.115) = 0.049
        LCL = `RD3 = 0.023(0) = 0


7. Dari suatu data perhitungan peta kendali X didapat CL = 74.001. Diketahui 25 sampel yang masing-masing sampel berukuran 5. Maka tentukan UCL dan LCL!
a.  74.014  dan 73.988
b.  74.763  dan 72.988
c   75.022  dan 73.988
d.  74.014  dan 72.988



Untuk soal no 8,9,10
no subgroup
xbar
R
1
20,27
0,34
2
20,4
0,35
3
21,89
0,113
4
21,59
0,32
5
20,35
0,11
6
21,08
0,114
7
19,8
0,34
8
20,46
0,46
9
20,42
0,66
10
21,3
0,78

8. Tabel diatas menunjukan
a. Data in control
b. Terdapat 2 data out of control
c. Terdapat 3 data out of control
d. Terdapat 4 data out of control

9. Data out of control pada peta kendali X adalah:
a. Tidak ada
b. Data 3
c. Data 7
d. Data 3,7

10 Data out of control pada peta kendali R adalah:
a. Tidak ada
b. 3,9,10
c. 3,10
d. 9,10

Essay:
1.Data dibawah ini dikumpulkan dengan ukuran subgroup sebesar 15.

no subgroup
           xbar
      R
1
20,27
0,34
2
20,4
0,35
3
20,32
0,36
4
20,35
0,32
5
20,35
0,55
6
20,43
0,35
7
20,37
0,34
8
20,46
0,46
9
20,42
0,33
10
20,55
0,78



Tentukan UCL dan LCLnya!
Jawaban:
CLx=  20.392
UClx=x+A₂R= 20.392+(0.266 x 0.418) =21.504
LCLx= x-A₂R=20.392-(0.266 x 0.418) =19.28

CLr=0.418
UCL =`RD4 = 0.418 x 1.72=0.719
LCL = `RD3 = 0.418 x 0.28 = 0,117




2.
Subgrup ke-
Hasil Pengukuran
max
min
1
20
21
22
22
23
23
20
2
19
22
18
20
20
22
18
3
25
20
18
22
17
25
17
4
20
22
21
21
21
22
20
5
19
23
24
20
22
24
19
6
22
18
20
19
18
22
18
7
18
19
20
20
18
20
18
8
20
23
18
21
20
23
18
9
21
24
20
22
23
24
20
10
21
20
19
20
20
21
19
11
20
23
20
20
22
23
20
12
22
20
21
23
22
23
20
13
19
19
22
19
18
22
18
14
20
22
21
22
21
22
20
15
20
24
24
23
23
24
20
16
21
24
20
21
20
24
20
17
20
18
18
20
20
20
18
18
20
22
24
23
23
24
20
19
20
23
19
19
20
23
19
20
22
21
21
22
24
24
21
21
23
22
22
22
20
23
20
22
21
18
18
19
17
21
17
23
21
24
24
23
23
24
21
24
20
21
22
20
21
22
20
25
19
21
20
22
21
22
19

Berdasarkan dari data table diatas terdapat data yang masih out of control,tunjukan data yang out of control tersebut!
 jawaban: