Fungsi Termometer Air Raksa
Termometer adalah alat untuk mengukur suhu.
Cara kerja Termometer Air Raksa
Alat ini terdiri dari pipa kapiler yang menggunakan
material kaca dengan kandungan air raksa di ujung bawah. Untuk tujuan
pengukuran, pipa ini dibuat sedemikian rupa sehingga hampa udara. Jika
temperatur meningkat, Merkuri akan mengembang naik ke arah atas pipa dan
memberikan petunjuk tentang suhu di sekitar alat ukur sesuai dengan skala yang
telah ditentukan.
Adapun cara kerja secara umum adalah sbb ;
Adapun cara kerja secara umum adalah sbb ;
1. Sebelum terjadi perubahan suhu, volume
air raksa berada pada kondisi awal.
2. Perubahan suhu lingkungan di sekitar
termometer direspon air raksa dengan perubahan volume.
3. Volume merkuri akan mengembang jika
suhu meningkat dan akan menyusut jika suhu menurun.
4. Skala pada termometer akan menunjukkan
nilai suhu sesuai keadaan lingkungan.
2. TERMOMETER DIGITAL
Secara terperinci prinsip kerja thermometer
digital dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.
Sensor
yg berupa PTC atau NTC dengan tingkat sensitifitas tinggi akan berubah nilai
tahanannya jika terjadi sebuah prubahan suhu yg mengenainya.
2.
Perubahan
nilai tahanan ini linear dengan perubahan arus, sehingga nilai arus ini bisa
dikonversi ke dalam bentuk tampilan display
3.
Sebelum
dikonversi, nilai arus ini di komparasi dengan nilai acuan dan nilai offset di
bagian komparator, fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuan amper ke dalam
satuan volt yg akan dikonversi ke display.
3.ANEMOMETER
Anemometer adalah alat yang digunakan
untuk mengukur arah dan kecepatan angin. Satuan meteorologi dari kecepatan
angin adalah Knots (Skala Beaufort). Sedangkan satuan meteorologi dari arah
angin adalah 0o – 360o serta arah mata angin. Anemometer
harus ditempatkan di daerah terbuka.
4.NERACA DIGITAL
Alat yang digunakan untuk
mengukur massa dari suatu benda.
Secara umum proses
meninbang dengan neraca elektronik/digital adalah:
1. Pastikan bahwa timbangan sudah menyala.
2. Pastikan timbangan menunjukkan angka ”nol”( jika tidak perlu di
koreksi).
3. Letakakan benda yang massanya akan diukur pada piringan tempat benda.
4. Baca skala yang tertera pada display digital sesuai skala satuan
timbangan tersebut.
5. Untuk pengukuran yang sensitivitasnya tinggi perlu menunggu 30 menit,
karena hanya dapat bekerja pada batas temperatur yang ditetapkan.
Alat Ukur untuk mendiagnosa dan memonito r
baterai sesuai dengan aplikasi yang dibutuhkan
klien.
Cara kerja alat
ini sebenarnya sangat sederhana,yaitu
pertama kita masukan baterai yang ingin kita ukur sesuai dengan
kutubnya,setelah itu kita tinggal menekan tombol –tombol yang ada pada alat uji
tersebut. Hasil uji akan dapat dilihat pada layar monitor yang ada pada alat
uji.
6.Vibration Tester
Alat yang digunakan untuk mengukur gerakan
bolak-balik dari komponen mekanik dari suatu mesin. Analisis
ciri mekanik memungkinkan pemanfaatan sinyal getaran untuk mengetahui kondisi
mesin tersebut tanpa membongkar atau menghentikan suatu mesin, sehingga dapat
dimanfaatkan untuk analisis lebih lanjut dalam perbaikan pada kerusakan yang
terjadi. Dengan melakukan pengamatan analisis getaran secara berkala, maka
sesuatu yang tidak normal pada suatu mesin dapat dideteksi sebelum kerusakan
yang lebih besar terjadi.
7.avometer
Alat ukur untuk
mengukur besar tegangan ,arus listrik dan hambatan listrik. AVO meter adalah alat untuk
mengukur arus, tegangan dan hambatan listrik. AVO meter adalah kependekan dari
Ampere Volt Ohm meter. Dalam
penggunaannya penting sekali untuk memperhatikan dan memilih skala pengukuran
yang sesuai sebelum melakukan pengukuran. Biasakan untuk menggunakan skala
paling tinggi pada saat awal pengukuran baik arus, tegangan ataupun hambatan
listrik. Selanjutnya bisa diturunkan skalanya jika dirasakan hasil pengukuran
masih belum mencukupi tingkat ketelitiannya.
8. Viskometer Cone dan Plate .
Cara
pemakaiannya adalah sampel ditempatkan ditengah-tengah papan, kemudian
dinaikkan hingga posisi dibawah kerucut. Kerucut digerakkan oleh motor dengan
bermacam kecapatan dan sampelnya digeser didalam ruang semit antara papan yang
diam dan kemudian kerucut yang berputar.
9.Thermal Arraycorders
Alat Uji Kelembapan yang digunakan untuk
mengukur seberapa besar Relative Humidity (kelembaban) dari suatu Lingkungan.
Alat ini dapat mendeteksi tidak hanya kelembaban, tetapi temperature nya pun
akan tertampil di display. Alat ini memiliki sensor yang bisa menangkap kadar air yang ada di
lingkungan yang akan di ukur tingkat kelembapannya.
10.Ultrasonic Flaw Detector
Alat ukur untuk mengetahui kualitas dari proses
penyambungan material. Alat ini digunakan untuk pengecekan pengelasan dari material logam.
Dengan alat ini bias diketahui tingkat kerekatan hasil sambungan sudah benar
atau masih kurang sempurna. Dengan bantuan sinar gama akan diketahui seberapa
besar tingkat kerapatan material logam yang telah mengalami proses pengelasan.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar