Selasa, 20 Maret 2012

10 alat ukur industri


1.TERMOMETER AIR RAKSA

 
Fungsi Termometer Air Raksa
Termometer adalah alat untuk mengukur suhu.
Cara kerja Termometer Air Raksa
Alat ini terdiri dari pipa kapiler yang menggunakan material kaca dengan kandungan air raksa di ujung bawah. Untuk tujuan pengukuran, pipa ini dibuat sedemikian rupa sehingga hampa udara. Jika temperatur meningkat, Merkuri akan mengembang naik ke arah atas pipa dan memberikan petunjuk tentang suhu di sekitar alat ukur sesuai dengan skala yang telah ditentukan. 
Adapun cara kerja secara umum adalah sbb ;
1.         Sebelum terjadi perubahan suhu, volume air raksa berada pada kondisi awal.
2.         Perubahan suhu lingkungan di sekitar termometer direspon air raksa dengan perubahan volume.
3.         Volume merkuri akan mengembang jika suhu meningkat dan akan menyusut jika suhu menurun.
4.         Skala pada termometer akan menunjukkan nilai suhu sesuai keadaan lingkungan.




2. TERMOMETER DIGITAL

Secara terperinci prinsip kerja thermometer digital dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.      Sensor yg berupa PTC atau NTC dengan tingkat sensitifitas tinggi akan berubah nilai tahanannya jika terjadi sebuah prubahan suhu yg mengenainya.
2.      Perubahan nilai tahanan ini linear dengan perubahan arus, sehingga nilai arus ini bisa dikonversi ke dalam bentuk tampilan display
3.      Sebelum dikonversi, nilai arus ini di komparasi dengan nilai acuan dan nilai offset di bagian komparator, fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuan amper ke dalam satuan volt yg akan dikonversi ke display.

3.ANEMOMETER




Anemometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur arah dan kecepatan angin. Satuan meteorologi dari kecepatan angin adalah Knots (Skala Beaufort). Sedangkan satuan meteorologi dari arah angin adalah 0o – 360o serta arah mata angin. Anemometer harus ditempatkan di daerah terbuka.


4.NERACA DIGITAL



Alat yang digunakan untuk mengukur massa dari suatu benda.
Secara umum proses meninbang dengan neraca elektronik/digital adalah:
1.      Pastikan bahwa timbangan sudah menyala.
2.      Pastikan timbangan menunjukkan angka ”nol”( jika tidak perlu di koreksi).
3.      Letakakan benda yang massanya akan diukur pada piringan tempat benda.
4.      Baca skala yang tertera pada display digital sesuai skala satuan timbangan tersebut.
5.      Untuk pengukuran yang sensitivitasnya tinggi perlu menunggu 30 menit, karena hanya dapat bekerja pada batas temperatur yang ditetapkan.

5.Battery Analyzer



Alat Ukur untuk mendiagnosa dan memonitor baterai sesuai dengan aplikasi yang dibutuhkan klien.
Cara kerja alat ini  sebenarnya sangat sederhana,yaitu pertama kita masukan baterai yang ingin kita ukur sesuai dengan kutubnya,setelah itu kita tinggal menekan tombol –tombol yang ada pada alat uji tersebut. Hasil uji akan dapat dilihat pada layar monitor yang ada pada alat uji.



6.Vibration Tester





Alat yang digunakan untuk mengukur gerakan bolak-balik dari komponen mekanik dari suatu mesin. Analisis ciri mekanik memungkinkan pemanfaatan sinyal getaran untuk mengetahui kondisi mesin tersebut tanpa membongkar atau menghentikan suatu mesin, sehingga dapat dimanfaatkan untuk analisis lebih lanjut dalam perbaikan pada kerusakan yang terjadi. Dengan melakukan pengamatan analisis getaran secara berkala, maka sesuatu yang tidak normal pada suatu mesin dapat dideteksi sebelum kerusakan yang lebih besar terjadi. 

 7.avometer





Alat  ukur untuk mengukur besar tegangan ,arus listrik dan hambatan listrik. AVO meter adalah alat untuk mengukur arus, tegangan dan hambatan listrik. AVO meter adalah kependekan dari Ampere Volt Ohm meter. Dalam penggunaannya penting sekali untuk memperhatikan dan memilih skala pengukuran yang sesuai sebelum melakukan pengukuran. Biasakan untuk menggunakan skala paling tinggi pada saat awal pengukuran baik arus, tegangan ataupun hambatan listrik. Selanjutnya bisa diturunkan skalanya jika dirasakan hasil pengukuran masih belum mencukupi tingkat ketelitiannya.



8. Viskometer Cone dan Plate .





Cara pemakaiannya adalah sampel ditempatkan ditengah-tengah papan, kemudian dinaikkan hingga posisi dibawah kerucut. Kerucut digerakkan oleh motor dengan bermacam kecapatan dan sampelnya digeser didalam ruang semit antara papan yang diam dan kemudian kerucut yang berputar.

9.Thermal Arraycorders



 

Alat Uji Kelembapan  yang digunakan untuk mengukur seberapa besar Relative Humidity (kelembaban) dari suatu Lingkungan. Alat ini dapat mendeteksi tidak hanya kelembaban, tetapi temperature nya pun akan tertampil di display. Alat ini memiliki sensor yang bisa menangkap kadar air yang ada di lingkungan yang akan di ukur tingkat kelembapannya.



10.Ultrasonic Flaw Detector  




Alat ukur untuk mengetahui kualitas dari proses penyambungan material. Alat ini digunakan untuk pengecekan pengelasan dari material logam. Dengan alat ini bias diketahui tingkat kerekatan hasil sambungan sudah benar atau masih kurang sempurna. Dengan bantuan sinar gama akan diketahui seberapa besar tingkat kerapatan material logam yang telah mengalami proses pengelasan.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar